Strategi Bisnis Untuk UKM Saat Pandemi Covid

Strategi Bisnis Untuk UKM Saat Pandemi Covid

Startuptrain – UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, dapat dikatakan usaha kecil dan menengah memegang peranan penting dalam pembangunan perekonomian masyarakat, UMKM merupakan tumpuan perekonomian nasional dan berkontribusi dalam pemulihan perekonomian Indonesia. .

Namun, pada akhir tahun 2019, pandemi Covid-19 mempengaruhi sebagian besar perekonomian, baik nasional maupun internasional, dan menghadapi tantangan terberat bagi dunia usaha. Sekitar setengah dari 3,3 miliar pekerja di dunia berisiko kehabisan uang dan / atau kehilangan pekerjaan dalam berbagai tingkat.

Perekonomian informal juga menderita. Jutaan petani di seluruh dunia, serta pekerja migran, menghadapi situasi ekonomi yang sulit, yang menyebabkan pendapatan terbatas atau bahkan hilang. Ini juga berlaku untuk Indonesia.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaku UMKM dapat melanjutkan aktivitas komersialnya pasca krisis pandemi Covid-19. Penelitian-penelitian tersebut lebih khusus ditujukan pada desain penelitian kualitatif deskriptif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi bisnis pada entitas di sektor UMKM dinilai berhasil dalam proses stabilisasi profitabilitas usaha UMKM dibandingkan dengan pengusaha UMKM yang tidak merencanakan strategi bisnis sendiri. Pengelolaan dan pembinaan aktor oleh pemerintah daerah tergolong efektif. Setelah Kota Batu dilanda pandemi Covid-19, rata-rata omzet sebagian besar pedagang MMSP dan pendapatan lainnya turun.

Namun, pandemi fisik ini belum tentu akan menurunkan omzet pedagang bila dibarengi dengan strategi dan kompetensi yang lebih besar dalam menjalankan usaha (berdagang). Diantara skill yang harus dimiliki UMKM khususnya penjual adalah peningkatan kualitas pelayanan yang optimal, kemampuan mengikuti perkembangan teknologi dan pasar, mengupayakan peningkatan jenis dan variasi produk, menambah modal perusahaan, menentukan harga yang tepat. dan pemasaran yang bagus.

Faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan omset entitas industri UMKM pasca pandemi Covid-19 adalah adanya pembatasan di sektor pemasaran, sehingga penjual tidak dapat memenuhi pembeli produk UMKM. Penurunan omzet pedagang juga dipengaruhi oleh kebijakan baru pemerintah dan maksimalnya kehandalan strategi pelaku UMKM dalam menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19.

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor terpenting bagi pembangunan perekonomian nasional. Sektor ini menjadi basis atau basis pergerakan ekonomi seperti pemenuhan kebutuhan pokok (sandang, pangan, meja).

Salah satu institusi yang mendukung industri UMKM adalah pasar. Pasar adalah tempat bertemu antara penjual dan pembeli, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk melakukan transaksi bisnis jasa backlink (UU Perdagangan Nomor 7 Tahun 2014).

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan sektor wirausaha yang terbukti memiliki peran strategis atau penting dalam mengatasi konsekuensi dan dampak krisis ekonomi tahun 1997 yang melanda Indonesia. berhasil merangsang pertumbuhan ekonomi indonesia selama ini. Posisi strategis sektor UMKM juga bersumber dari fakta bahwa sektor ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan perusahaan besar. Keunggulan sektor ini antara lain kemampuan menyerap tenaga kerja dan menggunakan sumber daya dan kegiatan lokal yang relatif fleksibel (Supriyono, 2006: 1).

Besarnya peran UMKM dalam pembangunan ekonomi nasional mendorong pemerintah melakukan reorientasi kebijakan perekonomian nasional dengan mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi UMKM. Menurut Kuncoro, krisis ekonomi telah memberikan pelajaran berharga bagi pemerintah dan dunia usaha bagi perkembangan makroekonomi Indonesia.

Kebijakan yang menempatkan pembangunan sektor unggulan sebagai penggerak perekonomian nasional ternyata belum berjalan sebagaimana mestinya.

Pendekatan ini didasarkan pada asumsi bahwa leverage ekonomi yang sangat kuat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Juga, melalui proses arus keluar, kekuatan ekonomi besar memberikan sebagian dari akses mereka untuk membangun dan mengangkat usaha kecil.